Business Articles

Menggunakan Media Postcard untuk Marketing

0

By : Mirianto

 

Bagi kita semua tentu sudah tahu apa yang disebut kartu pos / postcard. Yah postcard biasa kita kirimkan kepada saudara, family dan sahabat kita. Tujuan kita mengirimkan postcard adalah untuk mengucapkan Selamat Ulang Tahun ataupun Ucapan-Ucapan perayaan lainnya, seperti Ucapan Imlek, dll. Selain itu juga, postcard lazim dijadikan koleksi. Misalnya kita jalan-jalan berwisata ke suatu Negara, seringkali kita membeli postcard di Negara itu sebagai bentuk bukti bahwa kita telah mengunjungi Negara yang bersangkutan.

 

Postcard juga digunakan untuk saling berkenalan dengan teman di Negara yang berbeda, atau yang sering disebut juga dengan friendpal atau penpal. Postcard ini biasa dikirim untuk berkenalan dan menjadikan koleksi juga kalau kita punya teman dari Negara seberang.

 

Namun sayagnya di era teknologi maju ini, kegiatan untuk saling mengirim postcard ini sudah jarang atau bahkan tidak ada lagi. Sejak mulai era internet, orang mulai mengucapkan pesan tidak lagi melalui surat atau postcard, melainkan melalui email atau SMS. Bahkan di zaman yang semakin modern ini, ucapan selamat bisa dikirimkan melalui aplikasi messaging seperti Blackberry Messenger, Whatsapp, Line, WeChat dan aplikasi lainnya yang semakin lama semakin menjamur.

 

Namun, jika kita mau berpikir sedikit lebih kreatif, postcard ini sebenarnya masih bisa kita gunakan. Terutama untuk menunjang usaha kita, misalnya untuk marketing. Dengan mengirimkan postcard ini, kita bisa menunjukkan kepedulian/apresiasi kita kepada customer kita, karena dengan postcard banyak sekali hal-hal yang berhubungan dengan marketing bisa kita lakukan, misalnya antara lain :

  • Mengirimkan ucapan terima kasih kita, dikarenakan telah memakai produk kita, atau menjadi customer setia dari produk yang kita jual.
  • Bisa berupa kalendar tahunan, sehingga postcard yang kita kirimkan, minimal akan dipasang di dinding atau di meja kerja customer kita dan selalu mengingatkan customer akan produk atau perusahaan kita.
  • Mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada customer kita. Memang kita bisa mengirimkannya lewat email, akan tetapi akan lebih efektif lagi kalau kita mengirimkan berupa postcard, karena customer akan merasa lebih dihargai dikirimkan ucapan selamat melalui postcard, dibandingkan hanya melalui email yang mungkin hanya akan dilewatkan, jarang dibuka emailnya atau bahkan lebih parah masuk ke kotak SPAM yang artinya ucapan selamat kita diabaikan.
  • Menyelipkan program promosi / discount yang ada setiap bulannya, sehingga customer kita akan selalu menyimpanya dan melihat tiap bulan “ada promosi apa sih sekarang dari produk kita?” Terlebih lagi jika kita mengirmkan “program promosi / voucher” itu berbarengan dengan postcard ucapan Selamat Ulang Tahun, customer akan merasa mereka mendapatkan hadiah dari kita di hari jadi mereka.

 

Nah, demikianlah kira-kira hal yang dapat kita lakukan dengan postcard saat ini. Jadi sebenarnya era postcard masih belum akan berakhir, asalkan kita tahu bagaimana cara memanfaatkan postcard itu dengan baik dan benar.

 

Postcard juga bisa kita design sendiri sesuai dengan kreativitas kita, sehingga postcard kita tampak berbeda dengan yang dijual pada umumnya. Sehingga customer yang menerima postcard kita juga akan merasa tertarik setelah melihatnya dan tidak sekedar dibuang. Yang harus dipastikan adalah, setiap postcard yang kita kirimkan ke customer kita harus mempunya arti dari sisi apapun, sehingga tidak menjadi sia-sia nantinya.

 

Jangan lupa juga untuk menyelipkan informasi mengenai promosi. Dan yang terpenting adalah bagaimana cara customer menghubungi kita, walaupun mereka sudah tahu. Baik itu alamat kita, nomor kontak customer service, email, alamat website, facebook, atau twitter lainnya. Atau bahkan dengan membuat QR Code yang ketika difoto dengan smartphoine akan membka ke halaman promosi di website ktia. Tujuannya ialah, supaya membuat customer penasaran dan langsung ingin cari tahu, dan ketika mereka sudah ingin cari tahu sudah tahu harus cari kemana.

November 12, 2014 |

Money Game

0

Huang Shun Li
Money Game dalam arti adalah permainan uang. Apakah Money Game merupakan sebuah bisnis?

 

Ciri-ciri Money Game :

–                      Menawarkan keuntungan fantastis dengan investasi minimum

–                      Menawarkan kemudahan bahwa uang yang akan bekerja bagi anda

–                      Menjanjikan sistem mendapatkan keuntungan cepat

–                      Kemudahan bergabung, kemudahan berbisnis dengan modal rendah

–                      Menjual segala kemudahan instant dengan keuntungan besar

 

The Money Game yang sebenarnya adalah permainan bisnis dalam konteks pendidikan bisnis.

 

Investasi yang sebenarnya adalah hal sederhana saat sejumlah uang tertentu diinvestasikan ke sebuah bisnis.

 

Investasi pada sebuah bisnis money game biasanya tidak jelas apa yang diperdagangkan, yang pointnya ada sebuah bisnis yang tidak jelas berupa menginvestasikan uang dengan case mendapatkan imbal balik dengan cepat dan berlipat ganda . Money game, yang ditawarkan adalah kemudahan, keuntungan fantastis, tetapi bentuk bisnisnya tidak dijelaskan logis.

 

Uang bekerja untuk kita dalam artian sebuah bisnis yang sering kali menurut ceritanya sudah berjalan lancar banyak yang ikut investasi ( kadang faktanya fiktif ) dan menjadi besar. Yang pasti dengan modal besar keuntungan investasi akan semakin besar, hal yang seperti ini  tentunya dibarengi dengan faktor resiko yang semakin besar pula namun tidak dijelaskan bahkan disamarkan dengan iming-iming tertentu.

 

Sesungguhnya harus di ingat  tidak ada bisnis yang mudah dan cepat menjadi besar , semua memerlukan  proses paling tidak 3 s/d 5 tahun untuk merangkak menjadi besar dengan keuntungan besar pula. Tetapi karena ketamakan manusia sangat mudah tertipu karena janji-janji cepat kaya mendapatkan keuntungan besar, keinginan menjadi kaya dengan mudah. Kalau mau berpikir sejenak, jika ada bisnis mudah bisa cepat kaya buat apa ditawarkan ke orang-orang lain? Tentunya dengan prinsip persaingan bisnis lebih baik berdiri sendiri dulu.

 

Bagaimana agar tidak mudah tertipu akan penawaran sebuah bisnis?

  1. Hal pertama adalah berhitung dan melihat kewajaran dalam bisnis yang sdh berjalan jika, memang berminat ikut dalam bisnis yang ditawarkan , bijaklah dalam pengambilan keputusan harus dengan perhitungan logika tanpa emosi .
  2. Sebuah bisnis harus ada faktor Tao, Tao Li, ceng li nya , kewajarannya.
  3. Harus mempertimbangan hukum sebab akibat, kalau kita mendapatkan keuntungan, apakah ada pihak yang dirugikan? Bisnis yang baik itu setiap pihak mendapatkan keuntungan dan ada faktor pertambahan nilai. Jika keuntungan cepat dan instant lebih mudah berjudi ,  besar nilai uang yang dipertaruhkan  apakah  sebanding dgn resikonya ?
  4. Resiko adalah hal sering dilupakan karena manusia cenderung menginginkan keuntungan instant/mudah. Ketamakan hati membuat manusia melupakan ini.
  5. Menjalani hidup secara sederhana, hokki itu adalah Kesempatan bertemu Kesiapan, kerja keras dan hati yang baik mempersiapkan diri kita mempelajari banyak hal menjadikan diri lebih siap menghadapi hidup otomatis hokki datang.

 

Bunga ada waktunya mekar , panen juga ada musimnya , sepandai-pandainya orang berdagang jangan lupa terhadap faktor kesialan /apes, artinya Hokgie tetap pegang peranan, jadi untuk sukses dan banyak keberuntungan jangan lupa amal nomor 1.

 

SiuTao adalah sebuah proses belajar Tao dalam kehidupan, nilai kebahagiaannya terletak pada kegiatan berusaha dan proses belajar bukan pada hasil akhir.

 

Xie Shen En,

Huang Shun Li

May 28, 2013 |

BINGKAI BISNIS (BUSINESS MAINFRAME) (part 2)

0

Oleh: Huang Shun Li
 
Sebuah ide bisnis tidak harus berasal dari kita sendiri, ada ide bisnis dari melihat bisnis orang lain kemudian menerapkannya, tetapi bukan hal mudah mengerti ide bisnis orang lain kemudian mengambilnya menjadikan ide bisnis kita sendiri dan mewujudkannya.

 

Ide bisnis hanya sebagian faktor Tao sebuah bisnis, masih banyak yang belum terpikirkan.

 

 

THIEN 天 (Heaven)

Hukum alam menjelaskan tentang ini dalam bisnis. Misalnya bisnis di bidang kayu, secara hukum alam, kayu tidak ada habisnya, seperti kata pepatah selama gunung masih hijau jangan takut kehabisan kayu bakar. Hal ini juga berlaku timbal balik, jika pengusaha pengelola hutan membabat hutan sampai gundul tanpa penanaman pohon kembali, ada hukum alam yang jadi batasan. Belum lagi soal kemarahan alam. Mungkin bencana alam terjadi salah satunya karena manusia terlalu seenaknya memanfaatkan alam ini.

 

YIN YANG 阴阳 Hitam Putih. Ada bisnis di hitam atau putih jelas. Contoh: pembunuh bayaran (hitman). Bisnis ini ada. Hitam juga jelas, sekarang jika seseorang mendapatkan uang dari membunuh binatang buas, apa bedanya dengan membunuh manusia? Ada norma hukum yang menjadi perdebatan. Begitupun orang dalam bisnis yang berbeda dan berada di wilayah abu-abu selalu tidak lepas dari hukum ini. Pengetahuan Tao yang memadai menjadi kompas kita taoyu dalam berbisnis. Prinsipnya sederhana : Tidak sesuai Tao/norma, hukum alam, atau bisnis yang mencelakakan orang lain. Ada sebagian orang berpedoman pada prinsip sederhana seperti “anda jual saya beli”. Jika ada yang memasang harga untuk kepala seseorang apakah yang bersalah itu yang jual atau yang beli? Pelacur yang salah atau yang membelinya?

 

Inovasi bisnis juga harus melihat / mempertimbangkan visi ke depan, seperti memperhatikan arah perubahan langit, melihat pergerakan bintang (versi Tao). Contoh: saat ini abad 21 dunia sudah krisis energi, kalau mau membuat produk tertentu yang boros energi mana laku? Mungkin nanti 100 tahun lagi saat energi sudah bukan masalah, membuat produk tidak mempertimbangkan konsumsi energi, untuk saat ini arah perubahan langit adalah yang rendah konsumsi energi dan efisien.

 

TIE 地 (Earth)

Faktor ini sangat nyata dan secara luas mudah dimengerti oleh semua pebisnis. Kalau membaca buku Seni Perang Sun Tzu ada berbagai macam medan perang. Kalau dianalogikan ke dunia bisnis bisa dengan nyata dan mudah dipahami.

 

Analogi perang seperti sumber makanan untuk pasukan, persenjataan, teknologi senjata, jalur transportasi/logistik makanan, keadaan cuaca, telekomunikasi dan sebagainya. Contoh-contoh faktor Tie dalam bisnis seperti faktor pasar/pembeli, penyedia barang/supplier, hukum sebuah Negara, hukum pemerintah, budaya setempat, trend budaya, cuaca alam, akses jalan/transportasi, komunikasi, persaingan bisnis, tempat penjualan strategis, sumber energi cukup, sumber air dan sebagainya.

 

Misalnya membuat bisnis yang benar-benar baru, produk ataupun jasa yang tidak ada bandingannya di dunia. Berarti pebisnis akan berada dikeunggulan medan persaingan. Menjadi pertama  di pasaran, menjadi yang pertama di medan tempur. Contoh misalnya telepon genggam/handphone, yang pertama mempopulerkan bisa memimpin pasar akan mengalami banyak keuntungan, seperti lebih siap, lebih tenang, lebih menentukan arah persaingan, dan lain-lain. Jika dikemudian hari keunggulan ini tidak dikembangkan, selalu ada strategi bisnis dalam setiap medan persaingan sehingga yang menjadi pencetus ide bisnis belum tentu menjadi pemimpin pasar.

 

Memasak, banyak orang bisa, membuat rumah makan/restoran, yang mau buat pasti bisa, membuat restoran yang laku dan terkenal tidak semua orang bisa. Restoran banyak di mana-mana, tetap juga terus bermunculan restoran baru tiada henti, yang kemudian bertahan dan sukses kemudian menjadi terkenal cukup banyak, walaupun yang gagal mungkin lebih banyak tapi tidak banyak diketahui semua orang dan juga tidak menyurutkan orang untuk membuat restoran baru. Jadi dalam bisnis ada namanya kemudahan membuat bisnis tersebut. Membuat bisnis rumah makan jauh lebih mudah dari membuat bisnis pesawat terbang. Kemudahan membuat sebuah bisnis adalah salah satu faktor medan bisnis dalam buku Seni Perang ini disebut medan terbuka. Untuk persaingan bisnis harus adanya keunggulan menjadi kunci sebuah bisnis bisa bertahan ataupun tidak dan membaca situasi strategi apa yang terbaik di setiap medan persaingan bisnis.

 

IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) Indonesia tidak bisa bertahan dalam bisnisnya karena faktor Tie. Bukan karena teknologi, sumber daya manusia, modal, ataupun lain-lain. Bisnis IPTN berada satu-satunya di Indonesia, tidak ada pesaing, modal dari Negara, kemampuan pemimpin perusahaan juga mumpuni dari semua sisi, teknologi juga ada. Kenapa tidak berhasil? Karena tidak ada faktor lingkungan yang mendukung, untuk membuat pesawat, IPTN harus membuat dari baut sampai mesin pesawat dengan sendiri, dari alat-alat obeng sampai teknologi yang dibutuhkan untuk membuat pesawat, kemudian belum lagi soal dukungan penduduk lokal, dalam hal tenaga kerja dari Indonesia. Kenapa di luar negeri bisa berhasil? Karena industi sekitarnya mendukung, persaingan ada sehingga membuat baut untuk tempat duduk bisa dari banyak perusahaan berbeda.

 

Hukum yang berlaku di suatu negara dan daerah juga mempengaruhi bisnis kita. Baik apa yang harus kita jual dan bagaimana kita harus menjualnya. Setiap negara pasti mempunyai undang-undang yang melindungi produk dalam negerinya supaya bisa bertumbuh juga. Selain itu faktor ideologi negara juga bisa mempengaruhi bisnis kita. Sedangkan hukum daerah yang biasa berhubungan dengan adat istiadat setempat tidak kalah pentingnya.

 

REN 人 (Pemimpin Bisnis)

Ren di sini segala sesuatu yang berhubungan dengan manusianya. Khususnya seorang pemimpin bisnis. Ada 5 hal yang menjadi hambatan dalam diri seorang pemimpin bisnis : ceroboh, penakut/pengecut, mudah emosi, gila hormat, dan mudah rasa kasihan. Pemimpin bisnis harus terus waspada akan 5 hal ini.

 

Orang ditipu atau kena tipu dalam bisnis karena faktor-faktor ini, karena ceroboh mau keuntungan yang banyak dan instan, mudah emosi tergiur bujuk rayu orang lain, suka kemewahan dan status tinggi. Penawaran bisnis dengan persentase % yang seolah-olah begitu mudah dan cara-cara yang bahkan tidak masuk akal tetap saja masih banyak orang kena tipu karena faktor-faktor ini.

 

Ego dan idealis adalah sifat manusia, takut berhutang budi pada orang padahal kalau kita sadar akan hukum alam maka kita semua tidak ada apa-apanya karena kita lahir dan mati tidak membawa apapun, semua orang yang sukses pasti dibantu oleh orang lain. Kalau gengsi dan idealis tidak mau meminta bantuan orang lain, tinggal usaha sendiri sedikit demi sedikit kemajuan akan lebih lambat.

 

Rasa kasihan dan kemanusiaan juga menjadi boomerang kena tipu. Makanya orang hua ren umumnya tidak akan menolong orang dalam bisnis dengan mudah, lebih baik memberikan kail atau pancing daripada memberikan ikan. Menolong orang harus melihat kemampuan diri sendiri, jangan karena rasa kasihan berlebihan membuat menolong orang malah mencelakakan orang tersebut atau bahkan diri sendiri atau keluarga tertipu.

 

Bidang bisnis yang hendak dibuat juga harus merupakan bidang bisnis yang disenangi atau diketahui, misalnya seorang dokter hewan tentunya cocok buka klinik hewan / pet shop walaupun belum tentu dokter tersebut menyenangi profesinya tapi minimal dokter tersebut harus senang hewan. Akan susah jika seseorang tidak suka hewan peliharaan terus terjun dalam bisnis ini. Untuk menjalankan bisnis itu tentunya kita harus mempunyai kemampuan di bidang itu juga. Misalnya kita bisnis usaha bubut, minimal kita tahu bagaimana cara kerja bubut, intinya supaya kita juga nanti tidak dibodohi oleh karyawan atau malah distir/diatur/diancam oleh karyawan karena tidak mengerti apa-apa. Tidak perlu menguasai terlalu dalam tapi minimal tahu sedikitlah.

 

Pada umumnya mau berbisnis harus ulet, tahan banting, mau belajar dan rajin serta disiplin. Kriteria ini bisa banyak tapi tidak ada kriteria khusus bagi seorang sukses. Semua orang bisa sukses. Orang hua ren dalam bisnis terkenal mempunyai keuletan dalam berbisnis. Keuletan di sini artinya tidak mudah bosan, tidak mudah menyerah, tidak mudah putus asa, dan terus berdisiplin dalam visinya.

 

Kejujuran dalam berbisnis menjadi pokok utama bisnis itu sukses. Orang dagang pasti ada untungnya, kalau kemudian mengatakan jual rugi apakah benar demikian? Untung tipis setipis apa? 1%, 5%, 10%, 20%, 100%, 1000% apa patokannya? Dalam perang 1 orang bisa menang melawan 10 orang itu nyata, apakah bisa untung 10x lipat dari modal tidak mungkin? Tentu bisa dan masih wajar tergantung dari banyak faktor. Jual air yang pada dasarnya disediakan oleh alam gratis, bukankah modal yang dikeluarkan sudah berlipat-lipat dari hasilnya ini?

 

FAK 法 (Method / Art and Discipline)

Modal selalu menjadi hambatan utama setiap kali orang hendak memulai bisnis. Walaupun penting namun karena sudah lebih dulu memperhitungkan ini seringkali ide bisnisnya kandas di tengah jalan karena modal. Sebenarnya modal bahkan menjadi faktor akhir karena tergantung strategi bisnis apa yang hendak dilakukan. Setelah menghitung ke 4 faktor diatas. Modal di sini mencakup semua seperti originalitas ide bisnis, kekuatan ide bisnis, faktor waktu, inovasinya, lingkungan bisnis yang ada, manusianya. Ada bisnis hebat di dunia berawal dari garasi mobil sederhana dengan tenaga kerja 2 orang. Anda sedang menggunakan salah satu hasil bisnis ini jika anda membaca artikel ini di depan layar internet. Apakah modal menjadi hambatan karena apa?

 

Manajemen adalah perpanjangan tangan dan kaki dalam memimpin. Ilmu ini sudah ada sejak jaman dahulu bagaimana seorang jenderal memimpin 1juta pasukan. Selain itu juga kita bisa mempekerjakan tenaga kerja yang sudah memiliki keahlian atau seorang expert untuk menangani berbagai bidang itu. Misalnya saja untuk manajemen keuangan, manajemen karyawan, atau juga seorang ahli dalam penggunaan teknologi untuk menunjang bisnis kita.

 

Sekarang jaman informasi, soal informasi dan manajemennya sudah ada sejak dahulu. Di buku Seni Perang ada di bab terakhir pembahasannya. Intinya bagaimana memanfaatkan informasi buat kemajuan bisnis kita, bukan terhambat karena kemajuan teknologi, takut gaptek, atau malah terperangkap dengan kecanggihan teknologi. Kalau laci meja biasa cukup kenapa harus mesin kasir, kalau pembukuan sederhana memadai kenapa harus sistem akuntansi? Jika mesti dengan teknologi tinggi untuk bersaing karena untuk mendapatkan informasi apa?

 

Ilmu bisnis, strategi bisnis sejak dahulu sampai sekarang sebenarnya tidak banyak perubahan, hanya bagaimana mengerti perubahan penjelasan sesuai jaman. Setiap strategi bisnis ada strategi tandingannya. Strategi tanpa kesalahan sudah dipraktekan Zhuge Liang dengan contoh ketelitian tenda pasukan sampai kehitungan jarak antar tenda. Bahasa jaman sekarang hanya berubah istilah keren seperti Logistic, Six Sigma, Information/Networking, Supply Chain Management, Financing, Marketing, dan lain-lain. Menurut saya mempertimbangkan faktor ini lebih baik menggunakan sebuah teori Tao yang sudah ada yaitu:

He Jing, He Li, He Fak 合情 合理 合法

 

HE JING, diartikan “TEPAT SITUASI DAN KONDISI”, disini kita harus mengerti apa itu “baik”, “benar”, dan “tepat”. Usahakan tindakan kita mencakup ketiganya, jika tidak bisa mengcover semuanya, kembali lihatlah yang terbaik untuk semua aspek terkait, barulah kita bertindak.
HE LI, secara singkat diartikan “TEPAT ATURAN” sesuai dengan etika dan adat budaya, dimana kita berpijak, harus mengerti bagaimana kita bertindak, bagaimana kita bersikap, semua harus didasari itikad baik dan tulus, jangan bertindak bodoh serta membuat kegaduhan.
HE FAK, diartikan sebagai “TEPAT CARA”, hendaknya dalam mengambil suatu tindakan harus berlandas pada objektifitas yang tinggi, yang hasil paling membawa kebaikan untuk semua aspek terkait. Hal ini merupakan bagian dari WU (Kesadaran), dimana WU ini merupakan kompas yang dipakai orang TAO untuk menjalani kehidupan.

 

Strategi juga menjadi faktor pengungkit dalam bisnis, bagaimana dengan modal sekecil mungkin mendapatkan pengembalian modal berlipat-lipat, tergantung strategi dan bisnis yang hendak ditekuni. Bisnis makanan dikatakan mempunyai keuntungan bisa lipat 2x? apakah demikian? Berapakah harga secangkir kopi kalau kemudian bisa dijual Rp 100ribu? Atau sekali produksi kopi bisa menjual 1000 cangkir?

 

Strategi bisnis pelaksanaan mesti melihat teori ini. Kalau mau berbisnis melihat kemampuan diri, sebagian besar anak muda mau bisnis langsung sukses, mau dengan modal besar, gagal bukan karena ide bisnisnya salah tapi karena kemampuan bisnis dan pelaksanaan strategi masih belum ada pengalaman, seorang jenderal yang belum pernah mengalami kekalahan dengan semangat tinggi terjun ke medan perang pertamanya.

 

Mengerti dan memperhitungkan ke 5 faktor diatas tidak menjamin seorang bisa sukses dalam bisnis, tapi dengan memperhitungkan faktor-faktor tersebut kita bisa mendapatkan bingkai bisnis atau gambaran besar apa yang perlu diperhitungkan.

 

Secara keseluruhan ke 5 faktor ini dipahami dalam sebuah teori Tao yang syairnya berbunyi;

Ren Fak Tie, Tie Fak Thian, Thian Fak TAO, TAO Fak CeRan

人法地,地法天, 天法道,道法自然

 

Pengertian secara bisnis, manusia mau bisnis harus memperhitungkan dari diri, lingkungan, dan bisnisnya itu sendiri kemudian mempertimbangkan diri, lingkungan dan bisnisnya berada dalam lingkup yang lebih luas lagi seperti manajemen bisnis, hukum negara, persaingan dan perdagangan global, namun semua hal ini tidak lepas dari Tao, Tao Li, sedangkan ceng li bisnis selalu mengikuti Ce Ran cara-cara alami.

 

Sejak dahulu kala manusia memulai dagang/barter/bisnis karena berdasarkan untuk memenuhi kebutuhan alami, seperti makan, pakaian, tempat tinggal, ini biasanya dikatakan sebagai kebutuhan primer manusia. Kemudian muncul kebutuhan sekunder seperti makanan yang lebih enak, lebih mudah, lebih praktis, kebutuhan berkomunikasi, dari bahasa, surat, telp, handphone, dan sebagainya, alat transportasi, dan seterusnya, dari kebutuhan ini ada yang dalam tingkatan kebutuhan tersier seperti keinginan diakui, eksistensi, kemewahan, keinginan berkuasa dan lain-lain. Walau cuma dibagi dalam 3 tingkatan dasar kebutuhan bukan berarti ternyata melulu hanya di kebutuhan dasar tersebut.

 

Kaisar China pertama, dinasti Qin, Qin Shihuangdi (秦始皇); 259 BC – 210 BC, yang membangun tembok besar sudah memperoleh semua hal yang bisa dipikirkan manusia di bumi pada jamannya, namun Kaisar Qin masih mempunyai sebuah keinginan/kebutuhan untuk hidup abadi, mau melawan takdir melawan hukum alam. Menangkap keinginan ini ada seorang pintar memanfaatkan hal ini mendapatkan segala hal bahan obat, uang dan dukungan dari Kaisar ini, kemudian hari hal ini terwujud ataupun tidak, orang pintar ini sudah mendapatkan keuntungan secara bisnis.

 

Tao Ying Suk merupakan ilmu kuno yang membuat kita mampu mengolah apa yang ada dalam diri kita (badan dan pikiran) berlipat-lipat jadi jauh lebih sehat, panjang umur, awet muda, pikiran terbuka, dan banyak lagi. Tidak berhasil mencapai kesempurnaan, setidaknya pasti mendapatkan sesuatu. Jika dianalogikan ke dalam ilmu bisnis, modal kita siutao hanya keberanian, rendah hati, kemauan untuk belajar, dan terutama HATI YANG BAIK 好心肠 baik untuk mendekati Dewa. Kurang apa lagi ya?

 

HOKKI dikatakan berasal dari KESEMPATAN bertemu KESIAPAN, semua alat/tools sudah ada pada taoyu tinggal dijalani. Bukan tidak mungkin suatu ide bisnis akan muncul adalah hasil siutao kita.

 

Xie Shen En

May 17, 2013 |

BINGKAI BISNIS (BUSINESS MAINFRAME) (part 1)

1

Bagaimana memulai bisnis? Apa yang perlu dipikirkan? Kita sering mendapat ide bisnis tapi selalu terbentur bagaimana hendak memulai dan mewujudkan suatu bisnis?!

 

Orang sukses mengatakan untuk mulai bisnis jangan banyak perhitungan, jalani dengan berani, tekun dan ulet pasti ketemu jalan. Tidak berhasil dalam bisnis dan jatuh sekali harus bangun dua kali. Jatuh 10x bangunlah 11x. Saat berhenti jatuh bangun itu sudah nasibnya. Bayi belajar jalan tidak terhitung jatuh bangun, saat bayi tidak mampu bangun lagi mungkin nasibnya sukar untuk bisa berjalan. Tapi tentunya ada hal-hal tertentu yang mesti diperhitungkan agar mengurangi jatuh bangun ini atau setidaknya mendapat pelajaran dari jatuh bangun berbisnis.

 

Mengambil dari buku Seni Berperang (Art of War) karya Sun Tzu. Jika bisnis ibarat seperti perang juga tidak sekejam perang. Jatuh bangun dalam bisnis sudah biasa, setiap orang sukses hampir pasti pernah jatuh bangun dalam bisnis. Dalam perang menang dan kalah menentukan nasib banyak orang dan merupakan persoalan hidup mati suatu negara sehingga menurut Sun Tzu dalam perang ada 5 faktor utama yang harus diperhitungkan sebelum berperang. Berdasar pada pandangan faktor-faktor inilah sebagai kerangka berpikir bisnis (business mainframe), apa saja yang perlu diperhitungkan sebelum kita memulai sebuah bisnis?

 

5 Faktor tersebut :

  1. Tao              道        (the Moral Law)
  2. Thien           天       (Heaven)
  3. Tie               地        (Earth)
  4. Ren             人        (People/the Commander)
  5. Fak              法        (Method/Art and Discipline)

 

Tao  道 (the Moral Law), Tao Li 道理 (prinsip)

 

Tao disini menjelaskan prinsip-prinsip bisnis. Secara sederhana seperti hukum dagang (jual dan beli), istilah populer dan sederhana “ada ceng li 真理 nya”.

 

Beberapa tahun lalu USA melancarkan perang / agresi militer ke Iraq dengan alasan ada senjata pemusnah massal. Hal ini menjadi perdebatan dan polemik global sampai saat ini karena hal tersebut tidak terbukti. Alasan dibalik agresi militer menjadi kabur sehingga muncul alasan-alasan politis lain seperti alasan sumber minyak dan sebagainya. Kenapa hal ini terjadi? Karena alasan agresi militer ini tidak berdasar kuat, contoh dari Seni Perang Sun Tzu, perang tersebut tidak ada Tao Li.

 

Orang menjual air karena diperlukan manusia dalam kehidupan. Air sudah disediakan oleh alam secara gratis. Namun air dikemas dalam botol plastik dijual lebih mahal dari bensin. Kenapa hal ini bisa terjadi ? Karena yang dijual adalah “praktis/kemudahan, gampang dibawa/mobility, higienis”. Ini adalah ceng li / prinsipnya kenapa air kemasan terjual dan menjadi produk umum. Saat 100 tahun lalu mana ada orang menjual air? Mau minum air tinggal ambil dari sumber air, dimasak ataupun tidak, diminum, terpenuhilah kebutuhan akan air minum. Di saat jaman modern ini, butuh air minum agak susah, manusia mencari kemudahan dengan membeli air kemasan, tinggal “blup” tancap sedotan terus minum. Jika orang menjual air kemasan 100 tahun lalu tidak akan laku karena belum ada ceng li nya, mau minum air masih sangat mudah. Begitupun kenapa “teh dalam botol” bisa laku terjual ini ada ceng li nya.

 

Apa itu bisnis? Apa itu ide bisnis? Bisnis pengertian sederhana adalah suatu proses cara mendapatkan keuntungan, atau proses melipat gandakan modal, output nya bisa bermacam-macam, salah satu yang umum adalah uang. Dasar terbentuknya suatu bisnis bisa dari adanya kebutuhan dan penawaran. Ide bisnis biasanya timbul saat seseorang memerlukan barang atau jasa tertentu. Misalnya saat membayar / membeli produk tertentu. Atau dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan jasa tertentu karena ingin memanfaatkan waktu dengan lebih baik. Contoh : saat seorang koki memasak makanan yang ternyata enak, banyak dipuji dan disukai banyak orang, berawal dari sini muncul ide untuk menjual makanan ini.

Contoh lain : saat hendak mengurus surat perpanjangan STNK, karena tidak mengerti dan menjadi kerepotan atau tidak punya waktu luang sehingga muncul ide alangkah baiknya jika ada biro jasa yang membantu pengurusan hal seperti ini. Jadi ada kalanya membantu orang itu dikemudian hari akan menjadi bisnis anda karena sudah pada dasarnya membantu orang lain dengan sungguh dan hati tulus pasti ada nilai baik. Kung Tek Wu Liang 功德无量 disini sering muncul dan terlihat nyata.

 

Ide kreatif tidak ada cara, teknik atau alat/tools untuk memunculkannya. Karena itu yang paling berharga saat memulai sebuah bisnis adalah sebuah IDE (VISION). Ide bisnis adalah nyata dan tidak bisa palsu atau ditiru dipalsukan. Karena hal ini maka ide merupakan hal pertama dan terpenting dalam suatu bisnis. Kalau bisnis tidak ada ceng li nya sebuah bisnis pasti tidak akan jalan. Ide bisnis bisa berubah sesuai waktu, tetapi sebuah bisnis tetap akan mengikuti 1 ide bisnis.

 

Ide bisa berawal dari kejadian baik dan buruk. Dari makan enak ataupun sedang sakit menderita. Ide yang baik itu mesti dijalankan walaupun belum tahu hasilnya baik ataupun buruk. 100 orang bisa mempunyai ide bisnis yang sama, namun 1 orang yang berhasil mewujudkannya yang akan menjadi pencetus ide sejati bisnis tersebut.

 

Sebagai contoh : manusia menciptakan kertas, ide dasarnya sebagai media untuk tulis menulis, tapi suatu waktu di jaman dulu di China, ada seorang saudagar yang mempunyai cukup banyak kertas di gudang belum laku, entah dari mana idenya saudagar ini membuat kertas itu dipotong kotak kecil diberi cat ditengah warna merah/perak/emas kemudian dijual sebagai bakar-bakaran pada saat kedukaan menggantikan uang jaman dahulu. Ide ini mungkin bermula dari ketahyulan untuk mengirim uang ke dunia akhirat dan dari penawaran ini akhirnya sudah menjadi bisnis yang sudah ada permintaan dan penawarannya (supply and demand) saat ini. Bisnis ini karena sudah umum sekarang apapun dibuat dari kertas untuk dibakar buat dunia akhirat. Seandainya pada waktu itu saudagar ini tidak dapat mewujudkan bisnis ini mungkin hanya dikatakan sebagai “ide gila”. Mungkin ceng li nya berawal dari ketahyulan, karena sejak dahulu sampai sekarang manusia masih suka mengirim sesuatu ke alam akhirat demi sanak saudara yang meninggal. Dikemudian hari orang akan membuat makanan palsu buat dipersembahkan ke leluhur ataupun dibakar untuk dunia akhirat, malah mungkin sudah ada tetapi belum populer, karena makanan masih belum barang langka dan makanan persembahan ini masih juga dimakan bagi orang hidup. Bukan tidak mungkin jika makanan sudah menjadi barang langka sehinga dibuat palsunya buat persembahan kiriman ke akhirat. Seperti ide dasar kertas uang emas dibakar yaitu menggantikan uang sebenarnya. Ini ceng li nya bakar-bakaran kertas. Kalau kemudian ide dasarnya bergeser sampai ke semua benda dari rumah, pesawat, handphone dan sebagainya, prinsip dasarnya yaitu “memalsukan benda nyata untuk dunia tidak nyata”.

 

(bersambung . . .

May 16, 2013 |

INTI PROSES BISNIS (Core Business Process )

0

BISNIS BARANG DAN JASA

Inti Proses Bisnis

Bisnis barang inti proses bisnisnya terletak di kualitas dan biaya bahan baku, efisiensi dan efektifitas mesin dan tenaga manusia, efisiensi  energi dan besar modal diperlukan, dan sebagainya.

Bisnis jasa inti proses bisnisnya terletak di efisiensi sumber daya yang diperlukan, efisiensi biaya penyediaan jasa, biaya dan kualitas jasa.

Contoh bisnis barang: Bisnis rumah makan, di sini rumah makan menyediakan makanan tertentu yang dibeli/dibungkus kemudian makanan tersebut dikonsumsi  pelanggan dimana saja.

Kepuasan pelanggan terletak pada barang/makanan tersebut (enak, sehat, dan sebagainya)

Contoh bisnis jasa : Bisnis rumah makan  juga, di sini rumah makan menyediakan jasa saat orang butuh makanan, proses bisnisnya antara lain menyediakan makanan, menyediakan pelayan, tempat duduk dan alat makan, suasana rumah makan, dan sebagainya.

Kepuasan pelanggan terletak pada jasa/pelayanan yang disediakan (makanan enak, pelayan ramah, suasana rumah makan bersih dan nyaman, dan sebagainya)

Perbedaan bisnis barang dan jasa terletak di “apakah barang yang masuk diproses menjadi barang lain?”

Kalau menjual barang namun tidak ada perubahan mendasar tetap hanya jasa penjualan/menyediakan barang. Contoh: Gula kemasan 50Kg, di toko diproses menjadi kemasan kecil 1Kg dan dijual dengan harga tertentu. Ini masih proses jasa karena tidak ada perubahan mendasar dari “gula” . Kecuali gula tersebut diolah menjadi “sirup gula” kemudian dijual, toko tersebut menjadi menjual barang.

BISNIS PERTAMBANGAN

Eksplorasi  –> Eksploitasi  –> Selling/Use

Bisnis pertambangan inti proses bisnisnya terletak di efisiensi biaya eksplorasi, nilai ekonomis biaya eksploitasi mineral dan proses penjualan atau penggunaan mineral.

Contoh untuk eksplorasi dimana ada mineral emas membutuhkan biaya dan waktu tertentu, untuk eksploitasi, air laut mengandung emas, namun untuk mendapatkan sejumlah emas tertentu harus dari proses air laut dengan jumlah besar sehingga biayanya sangat tidak ekonomis eksploitasi air laut, kecuali air laut diproses untuk menjadi air tawar dalam proses desalinisasi, disini emas hanya hasil sampingan produksi desalinisasi tersebut.

Bisnis di dunia umumnya adalah bisnis barang, bisnis jasa, bisnis model pertambangan, dan tentu ada lainnya namun yang umum ini.

Pada umumnya pengertian bisnis menjadi agak rancu dengan yang namanya “dagang” . Bisnis barang dan jasa atau “dagang” barang atau “dagang” jasa karena ujung praktek bisnis selalu ada penjualan dan pembelian.

Seringkali  hal mendasar ini dilupakan atau salah mengerti  oleh praktisi bisnis. Contoh: toko kelontong, dari inti bisnisnya adalah bisnis jasa, namun sebagian besar orang menganggap bisnis/tokonya dagang barang sehingga proses jasanya di “nomor dua” kan atau dilupakan. Penjual terfokus pada barang dagangan seperti modal, kualitas  atau harga jual barang. Kadang-kadang orang yang masuk toko hanya butuh sesuatu dengan cepat dan tidak mementingkan harga barang tersebut. Di sisi penjual memikirkan barangnya di sisi pembeli membutuhkan jasa secepatnya. Hal ini tidak ketemu sehingga proses bisnis tidak berjalan semestinya.

Atau sebaliknya pemilik toko hanya mau menjual barang dengan kualitas tertentu sedangkan di daerah tersebut kebanyakan pembeli  hanya membutuhkan barang dengan kualitas biasa saja yang penting masih terjangkau harganya dan bisa dipakai. Sehingga toko tersebut tidak menyediakan “jasa” mengadakan barang tertentu dimana konsumen membutuhkan “jasa” yaitu tersedia barang dengan harga dan kualitas terjangkau.

Contoh: rumah makan, dari inti bisnisnya adalah bisnis jasa, namun sebagian besar orang masih beranggapan barang dan mementingkan “rasa enak dan kualitas makanan” . Hal ini menjadi batu sandungan kemajuan saat rumah makan tersebut tidak memperbaiki pelayanan di tempat tersebut, seperti tempat parkir, jumlah meja makan dan tempat duduk, suasana rumah makan, kebersihan, jumlah pelayan dan kecepatan pelayanan, dan sebagainya.

Setelah mengetahui inti proses bisnis kadang-kadang orang masih melupakan hal mendasar seperti:

Bisnis barang : walaupun barang yang disediakan/dijual sangat berkualitas namun biaya pembuatan barangnya masih belum ekonomis sehingga harga jual menjadi terlalu tinggi, menjadi sulit untuk menjual barang tersebut. Atau sehebat apapun teknik penjualan atau team marketing dan lain-lain, kalau barang kualitas rendah tanpa sesuai harga, lambat laun akan hilang daya saingnya.

Bisnis jasa : konsistensi pelayanan jasa sering tidak tetap karena pebisnis mau meningkatkan bisnisnya dan melupakan inti proses bisnisnya. Contoh : konsumen membutuhkan jasa transportasi dari kota A ke kota B. Karena mau mengembangkan bisnisnya sehingga investasi berlebihan seperti misalnya mobil yang terlalu mahal/mewah, padahal konsumen hanya butuh jasa dengan kenyamanan tertentu, cepat dan aman. Dengan mobil yang lebih nyaman tentu konsumen tidak menolak tapi harga karcis/tiket belum tentu mau lebih mahal sehingga bisnis jasa tersebut terbebani dengan biaya modal yang besar.

Baik bisnis barang ataupun jasa tetap berdasarkan pada interaksi personal  antar manusia. Walaupun barangnya sebagus apapun dan murah tetapi penjualnya tidak jujur dalam bisnis tentu akan bermasalah. Begitu juga bisnis jasa, walaupun pelayanan jasanya terkenal bagus dan murah tapi secara pribadi orangnya sulit bergaul juga susah maju, contoh dokter ada yg mudah bergaul ada yg tertutup.

Apa pentingnya mengetahui inti proses bisnis kita?

Setelah mengetahui inti proses bisnis tentunya adalah cara memajukan bisnis tersebut. Contoh: Penjual pisang goreng, kenapa si A laku dan si B kurang laku? Dilihat dari sisi bisnisnya apa bisnis barang atau jasa atau keduanya? Apakah bahan baku pisang si A lebih bagus, cara goreng lain, minyak goreng yang dipakai lebih berkualitas, dan lain-lain seputar barang dalam hal ini pisang goreng. Jika penjual pisang goreng  juga menyediakan jasa tentu yang dimajukan sisi pelayanannya tersebut. Contoh lokasi penjualan pisang goreng si A mudah diakses dan ada parkiran. Ada tempat duduk dan meja untuk makan di tempat, suasana mendukung misalnya di tenda terbuka di bawah pohon rindang, dan lain-lain sehingga baik barang ataupun jasa yg dijual perbedaannya jelas secara bisnis.

Intinya mau memajukan bisnis harus mengikuti perkembangan jaman, harus berbeda (differensiasi) dengan yang lain agar punya daya saing namun tetap pada inti bisnis anda. Jika dagang barang yang sama dari pabrik sama yang membedakan dagangan anda dengan dagangan orang lain adalah service/jasa anda begitupun sebaliknya. Apapun itu yang mau dibuat berbeda, barang ataupun jasa, dengan mengerti perbedaan ini  tindakan bisnis yang diambil lebih tepat sasaran. Contoh toko kelontong menjual barang-barang dari supplier. Yang ditingkatkan adalah sisi jasa, dimana barang dipajang dengan bagus, kecepatan pelayanan, harga jual bersaing, kemudahan akses seperti tempat parkir, keramahan pelayanan, banyak tipe barang jadi orang punya banyak pilihan, pelayanan packing dan delivery. Kenapa jasa? Karena barang dagangan dari supplier biasanya sudah sulit ditingkatkan lebih lanjut. Dan jika mau meningkatkan dari sisi barang akan keluar dari inti bisnisnya. Mau tetap jadi toko kelontong atau berubah ke produksi? Merubah bisnis umumnya karena terjadi perubahan inti proses bisnis.

Apa keuntungan taoyu mengerti inti proses bisnis?

Taoyu belajar Tao mengerti yin yang, bisnis barang selalu mengandung jasa , begitupun bisnis jasa harus ada wujudnya. Dengan mengerti ini taoyu berbisnis lebih maju. Perbedaan barang dan jasa dimengerti sehingga walaupun berbeda namun tetap bisa dipergunakan keduanya dengan baik.

Ilmu-ilmu Tao kuno namun tidak ketinggalan jaman. Buku tentang bisnis, marketing dan lainnya di luar sana sudah sangat banyak bahkan dengan bahasa dan penjelasan yang canggih, tapi dengan mengerti ilmu dan prinsip-prinsip Tao, semua terpecahkan dengan lebih mudah. Contoh dengan mengerti sedikit melihat wajah orang ( Gan Xiang ) tentunya taoyu memilih karyawan dengan lebih baik, tentu proses recruitment karyawan tetap diperlukan. Walaupun anda membaca 100 buku tentang marketing, kepemimpinan/leadership tapi salah memilih karyawan, diatur seperti apapun bakal pusing tujuh keliling. Namun jangan bosan membaca buku kalau tidak ketinggalan kemajuan jaman juga.

Taoyu diajarkan untuk memegang teguh integritas berbisnis dengan menawarkan kejujuran menjadi orang yang baik dan ramah, walaupun dulu salah kaprah mengerti bisnisnya, misalnya buka toko jual barang tapi dengan rendah hati mau belajar Tao menjadi orang jujur dan benar sehingga tanpa sadar raut muka dan kelakuan berubah, pelanggan menjadi lebih tertarik dilayani dengan ramah dan tulus hati. Walaupun barang lebih mahal sedikit kadang-kadang konsumen tidak hitungan dan lebih nyaman berbisnis dengan taoyu.

Taoyu diajarkan mau mengikuti aturan dan perubahan jaman. Contoh misalnya pabrik rokok, walaupun pabriknya seefisien mungkin, harga murah dan lain-lain tetapi kemajuan jaman mengatakan lain. Rokok sudah bukan barang yang baik bagi kesehatan, regulasi pemerintah semakin hari semakin ketat. Mau mengikuti jaman sebaiknya jangan bisnis rokok lagi karena dikemudian hari akan terkikis oleh jaman.

Siutao adalah proses merevisi fisik dan mental. Bisnis juga ada prosesnya. Mengerti proses sudah di dalam kehidupan taoyu, untuk maju dalam bisnis mengerti prosesnya tentu hal yang mudah bagi taoyu.

Dewa Dewi membimbing setiap hari melakukan kebaikan, menempa diri dalam siutao, walaupun rejeki belum sampai minimal sudah jauh dari penyakit, antara lain penyakit bisnis seperti tipu orang, dan lain-lain. Suatu saat ada kesempatan bertemu dengan kesiapan, hokkie datang Dewa Dewi menolong pasti jauh lebih dari orang kebanyakan.

Xie Shen En

Penulis : Huang Shun Li

April 13, 2013 |

Usaha Waralaba di Indonesia

0

Waralaba di Indonesia sudah sangat berkembang dengan di temukan nya banyak rumah makan siap saji di semua daerah dan toko yang menjual kebutuhan pokok. Konsep waralaba sendiri di buat untuk memudahkan seseorang dalam memulai bisnis nya. Dengan meniru konsep bisnis dan metode yang di jalankan nya membuat suatu usaha bisa cepat di jalankan.

Terdapat 2 jenis Waralaba yang bisa di lihat di Indonesia

1. Waralaba dari luar negeri :

Contoh nya seperti makanan siap saji yang ada di mall mall besar. Kebanyakan orang Indonesia lebih menyukai membeli konsep waralaba asing. Dikarenakan sistem untuk pengelolaan barang dan management sudah sangat jelas. Dan dapat menaikkan gengsi dari penjual itu sendiri ( untuk biaya nya sendiri berkisar 200 juta sampai dengan 5 miliar )

2. Waralaba dalam negeri :

Salah satu bisnis yang juga berkembang adalah konsep waralaba dalam negeri, sebuah pilihan cerdas yang ingin memulai usaha tetapi tidak tahu tentang seluk beluk bisnis tersebut. Harga yang di tawarkan oleh waralaba dalam negeri lebih bervariasi dan memiliki rentang harga yang relative murah. ( untuk biaya nya sendiri berkisar 2 juta sampai 1 miliar )

Pemilik waralaba mendapatkan ongkos Royalty dari pembeli saham setiap bulan nya. Besarnya ongkos yang di bayarkan kepada pemilik waralaba bervarisi. Tetapi umumnya sekitar 5 – 15% dari penghasilan kotor.

Banyak orang yang mau instan mempunyai bisnis membeli konsep waralaba , dengan ada nya kepastian hukum yang mengatur bisnis waralaba membuat pembelinya merasa tenang.  Tidak di pungkiri perkembangan waralaba paling pesat di makanan siap saji.

Beberapa jenis Waralaba yang ada di Indonesia adalah :

a. Restoran  ( dengan biaya yang lebih besar ) seperti : Wong Solo, KFC dan lain lain

b. Mini Outlet ( dengan biaya sedang ) seperti : Alfamart, dan lain lain

c. Bidang telematika ( biaya sedang ) seperti : jasa pelatihan komputer, dan lain lain

d. Pendidikan ( biaya sedang ) seperti : Primagama, dan lain lain

Bagi yang mempunyai dana lebih silahkan di pilih kira kira bisnis waralaba apa yang cocok untuk anda geluti.

Bagi yang ingin bisnis kecil kecilan dan mencari supplier untuk bisnis nya silahkan kunjungi Taoyu Bisnis Directory.

 

Penulis : Ricky Sen

 

April 5, 2013 |

Usaha Rumahan dengan toko online

0

Usaha Rumahan menjadi salah satu sarana di mana semua orang menginginkan pendapatan besar tetapi jam kerja yang fleksibel. Dengan bermodal modem dan computer bisnis toko online bisa di mulai. Usaha rumahan ini sangat menjamur pada tahun 2012 bagaimana dengan tahun 2013 ? apakah lebih banyak lagi orang yang memilih usaha rumahan atau bekerja menjadi karyawan swasta ?

Apa sih toko online itu ? toko online ada salah satu sarana untuk berjualan di internet, mempunyai website sendiri merupakan salah satu modal yang harus di miliki serta mempunyai product yang bisa di jual.

Siapa saja target pasar untuk toko online anda ?

Semua orang yang memakai internet merupakan target potensial untuk menjadi custumer anda. Di mana toko online tersebut bisa beroperasi selama 24 jam non stop. Lebih menguntungkan dari pada mempunya toko offline. Lebih baik lagi jika anda aktif di forum forum yang sesuai dengan product yang anda jual. Dengan menjadi di forum tersebut usahakan anda juga aktif, sehingga member lain bisa melihat bahwa anda mempunyai nilai lebih di mata mereka.

Product apa yang bisa di jual ?

Saran saya lebih baik pertama anda jual product yang sesuai dengan hobby anda, karena anda menjual berdasarkan hobby membuat anda tahu dengan jelas apa saja kelebihan dan kekurangan dari product yang anda jual.

Contoh usaha rumahan dengan modal kecil :

–          Jual pulsa online

–          Jual makanan ringan

–          Jual baju dan lain lain

Banyak sekali usaha yang bisa anda temuka di luar sana. Langkah terakhir yang bisa di lakukan adalah membuat rencana usaha rumahan yang nanti nya akan di jalankan.

1. Anda harus tahu dengan jelas siapakah pelanggan anda ?

Berikut beberapa pertanyaan yang bisa di pakai untuk mengetahui siapakah pelanggan anda :

–          Umurnya berapa ? 20 thn sampai 30 thn , dsb.

–          Jenis kelamin mereka ? Pria atau Wanita

–          Dimana mereka tinggal ? Jakarta, bandung, bogor dan sebagainya

–          Apa saja kebutuhan mereka ? kebutuhan primer, kebutuhan sekunder  dan sebagainya

–          Berapa pengeluaran mereka perbulan ?  untuk membeli pakaian , makanan dan sebagainya

Saran di atas untuk mengukur dengan skala kecil target market dari usaha rumahan yang kelak akan anda jalankan.dan andapun dapat dengan cepat menyediakan product yang kira kira sesuai dengan market pasar anda.

Kebanyakan kesalahan yang di lakukan oleh usaha rumahan adalah langsung memilih product yang dijual tanpa melihat target market yang di bidik. Alhasil mereka tidak tahu dengan jelas siapa yang menjadi sasaran mereka

 2. Nilai lebih apa yang bisa anda tawarkan dalam usaha rumahan ?

Di atas sudah di bahas tentang segmen pasar yang akan dibidik dalam menjual product anda. Jika pelanggan anda memerlukan makanan berat anda bisa buka usaha rumahan delivery  catering, atau jika pelanggan anda banyak yang memerlukan makanan ringan anda bisa menjual snack atau pun makanan ringan lain nya.

3. Proses distribusi barang dari penjual ke custumer

Jika anda mempunyai usaha rumahan, tentu nya anda harus mengirimkan barang yang custumer beli dengan menggunakan beberapa jasa yang tersedia di masyarakat. Anda bisa membawa barang nya langsung atau jika quantity barang yang anda jual sudah cukup banyak akan lebih mudah lagi, karena biasa nya pihak transportasi menyediakan jasa pick up barang.

Jadi anda tinggal duduk santai di rumah sambil memeriksa apakah ada orderan yang masuk ke anda.

Di halaman utama Taoyu Bisnis Directory dari artikel ini banyak terdapat supplier supplier yang cocok untuk usaha rumahan anda. Silahkan hubungi mereka langsung

Penulis : Ricky Sen

 

April 4, 2013 |

Membangkitkan Usaha Kecil yang Produktif

0

Usaha kecil yang produktif merupakan pilar utama dari perekonomian di bangsa ini, sebagian besar pelaku dari usaha kecil adalah seseorang yang kuliah dan sudah hampir menyelesaikan kuliah nya.  Bekerja sendiri ataupun bekerja di perusahaan adalah keputusan yang harus di ambil bagi diri nya.

Jika dia mengambil keputusan untuk mulai mengembangkan usaha nya sendiri akan membuat perekonomian di Indonesia 5 bahkan sampai 10 tahun kedepan akan mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Bagaimanakah ciri ciri pemimpin untuk usaha kecil yang produktif ?

1. Bisa menerima perubahan, karena berjiwa open minded dan keinginan kuat untuk belajar yang baru

2. Lebih percaya diri di depan umum dalam mengemukakan pendapat.

3. Mampu membina komunikasi yang baik dengan sesame rekan kerja

4. Mempunyai semangat dan ide untuk berinovasi

Jika di perhatikan lebih lanjut orang yang bisa memimpin sebuah usaha kecil, memegang peranan penting untuk memulai suatu perubahan yang besar bagi usaha nya.

Perubahan yang sedang terjadi di Indonesia

Kapankah usaha kecil saya bisa di mulai ? jawaban nya secepat mungkin kenapa ? karena di Indonesia sendiri sudah mengalami masa perkembangan yang luar biasa cepat nya. Lihat saja banyak Negara di eropa sana yang sedang mengalami krisis moneter yang berkepanjangan. Banyak orang yang susah mencari pekerjaan, serta banyak nya orang yang di PHK dari pekerjaan semula.

Pendapatan perkapita kita telah melebihi US $ 3.000 dengan asumsi seperti ini kaum menengah di Negara kita ini sudah tumbuh dengan pesat nya serta muncul nya generasi baru yang mau berubah dengan di iringi dengan timbul nya komunitas startup bisnis .

Mereka yang mau mulai usaha kecil adalah orang yang kedepan nya bisa menggerakkan perekonomian Negara tercinta ini. Karena jika bisnis mereka maju otomatis menyerap lapangan kerja yang banyak dari sekitar lingkungan tempat kerja nya.

Usaha seperti apa yang kira kira cocok untuk anda ?

Di dalam Taoyu Bisnis Directory sendiri terdapat banyak supplier besar maupun usaha kecil dan menengah, anda bisa mulai mencari tahu kira kira anda minat nya berbisnis di bidang apa ?

Setelah anda mencari tahu maka anda bisa langsung menghubungi supplier tersebut dan belajar bagaimana metode yang di perlukan untuk pembelian barang tersebut.

Penulis : Ricky Sen

April 4, 2013 |

Peluang Usaha Tahun 2013

0

Peluang usaha apa yang cocok untuk anda ? Apa yang terpikirkan oleh anda untuk memulai suatu usaha ? apakah modal ? apakah tempat dan lain nya.  Setelah melihat perkembangan dari tahun 2012 di Negara Negara maju mengalami krisis ekonomi sedangkan untuk Indonesia pangsa pasar nya sendiri tumbuh dengan bagus sekali. Di sini akan di bahas secara tuntas menentukan bisnis yang cocok untuk anda jalani di tahun 2013. Untuk itu perlu anda mengenal diri anda sendiri lebih jauh sehingga anda tahu mau kemana kah anda melangkah. Serta peluang usaha apa saja yang bisa anda jalankan.

Bagi anda yang masih berstatus sebagai karyawan swasta di suatu perusahaan. Mungkin anda ingin membangun kerajaan bisnis anda sendiri. Untuk itu di perlukan riset yang lebih jauh mengenai apa yang akan anda jalani yang sekiranya bisa menopang kehidupan keluarga.

Peluang Usaha sendiri di Indonesia ini di bagi menjadi dua bagian yaitu :

1. Peluang Usaha Online

Bagi anda yang masih berstatus karyawan dari suatu badan usaha, mungkin anda bisa menjalankan nya sekaligus jikalau tidak mengganggu waktu kerja anda. Banyak sekali di luar sana yang menawarkan bisnis online yang membuat anda tidak perlu untuk mempunyai product fisik ( Sistem Dropshipper ).

Dimana anda hanya perlu melayani custumer anda tetapi tidak memerlukan product untuk di jadi kan stock barang. Setelah custumer mengirimkan uang nya maka anda bisa menghubungi pihak Supplier untuk mengirimkan barang nya langsung ke alamat custumer. Jadi anda mempunyai pemasukkan ganda.

Sistem Dropship berkembang begitu pesat di tahun 2012 yaitu di tandai dengan banyak nya jasa pengiriman barang yang bermunculan di masyarakat.

2. Peluang Usaha Offline

Dalam memilih usaha Offline anda harus mengenali diri anda lebih jauh lagi, di mana anda akan langsung terlibat dengan pihak supplier secara langsung dan menyiapkan barang yang akan di jual di toko anda sendiri.

Kelebihan system usaha Offline anda bisa berinteraksi langsung dengan custumer anda dan menjalin hubungan yang lebih baik supaya nanti nya bisa menjadi custumer loyal anda.

Dari kedua sistem di atas masing masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Salah satu aspek penting dalam memulai usaha yaitu orang tersebut harus mempunya jiwa entrepreneur yaitu jiwa kepemimpinan. Bagaimana cara melihat apakah diri kita memiliki jiwa entrepreneur ?

Beberapa ciri dari jiwa entrepreneur :

1. Melihat setiap peluang dari yang di alami di kehidupan sehari hari, dengan cara bergaul dengan banyak orang membuat anda bisa melihat lebih jauh. Apa yang orang butuhkan ? apa yang orang ingin lakukan ? bisa jadi dari sekedar mendengar anda mendapatkan ilham yaitu sebuah Peluang Usaha untuk masa depan anda.

2. Pekerja keras, kebanyakan para entrepreneur mempunyai sifat dan perilaku untuk bekerja lebih keras dari pada orang lain. Karena mereka beranggapan suatu peluang itu tidak bisa di biarkan lewat begitu saja, sehingga dari pada ide nya keburu hilang mereka mengambil tindakan untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi sebuah project bisnis.

3. Memiliki tingkat kedisiplinan waktu yang sangat baik. Jika anda memang seorang entrepreneur sejati anda harus memperhatikan kesehatan diri anda sendiri. Kenapa ? jikalau anda terlalu over working akan membuat kesehatan anda terganggu dan jadwal project yang di jadwalkan menjadi mundur  karena gangguan pada kesehatan anda.

4. Mempunyai ide Brilian yang di eksekusi menjadi Peluang usaha, kebanyakan suatu project itu di mulai dari sebuah ide. Bagaimana kita mendengar Walt Disney yang mendirikan Walt Disney, ini menandakan bahwa sebuah ide jika di eksekusi dengan baik dan benar bisa menjadi karya nyata. Satu hall yang tidak bisa di hindari adalah kebanyakan entrepreneur memiliki ide yang tidak di miliki oleh orang lain.

5. Mempunyai mental Baja, pada saat melihat ada nya peluang usaha seorang enterprenuer mengambil tindakan untuk melakukan eksekusi menjadi suatu bisnis yang nyata. Cobaan yang datang dari lingkungan kerja dan lingkungan di luar pekerjaan sangat banyak sekali. Tetapi jikalau dia berhasil melewati semua cobaan yang ada niscaya hall ini akan menambah tingkat kedewasaan nya.

6. Integritas dan Kejujuran, pada saat melakukan eksekusi secara cepat seorang enterprenuer akan memilih team work secara cepat. Untuk membuat suatu team menjadi solid seorang pemimpin nya itu harus mempunyai tingkat integritas dan kejujuran yang tinggi. Karena dengan memiliki sikap di atas membuat dia menjadi orang yang patut di percaya oleh sesame team. Dan membuat suasana kerja menjadi lebih kondusif.

7. Memiliki Visi dan Misi yang jauh kedepan serta focus untuk mencapai Goal yang di tuju. Untuk mempertahankan supaya bisnis nya bisa berjalan jangka panjang maka harus di buat project goal yang jelas. Apa yang akan di lakukan 1 bulan lagi ? apa yang akan di lakukan 1 tahun lagi ? maupun apa yang akan di lakukan 10 tahun lagi ? hall ini lah yang akan membuat anda menjadi lebih termotivasi dan percaya atas apa yang team anda lakukan.

8. Mempunyai tingkat percaya diri yang tinggi, jika anda tidak percaya diri anda sendiri apakah orang lain akan percaya terhadap ide anda dan apa yang anda lakukan ? tetapi jika anda mempunyai tingkat percaya diri yang tinggi serta mempunya target Goal yang jelas, akan membuat orang lain yakin jika anda mampu mengeksekusi ide yang anda punya.

9. Terus Belajar untuk lebih baik lagi, di dunia ini saya sendiri pun yakin tidak ada satu hall pun yang tidak bisa di pelajarin. Yang di perlukan hanya dua hall yaitu tekun dan rajin, jika kedua hall ini di lakukan terus menerus akan membuat skill anda menjadi lebih tinggi. Ada baik nya belajar dari Bob Sadino dengan motto nya menjadi orang Goblok, yaitu untuk terus menerus belajar dan belajar.  Dan juga seperti pepatah dari Tao : yaitu gelas yang sudah penuh tidak bisa di isi lagi. Jadi harus membuang air yang ada di gelas tersebut supaya bisa di isi.

10. Mampu mengambil keputusan secara cepat dan akurat, semua keputusan yang di ambil sama pemimpin tidak 100% akurat dan efektif, kenapa ? karena pemimpin juga manusia. Jika terjadi kesalahan dari keputusan yang dia ambil dia harus bisa bertanggung jawab untuk team nya maupun dirinya pribadi.

Sudah siapkah anda untuk menjadi entrepreneur ?  saya yakin jika anda memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi  semua peluang usaha yang ada di masyarakat bisa anda jalankan. Segera Action untuk masa depan anda sendiri.

Penulis : Ricky Sen

April 1, 2013 |

Pemilihan Pekerjaan Sebagai Langkah Menuju Kemandirian Berusaha

0

Pemilihan Pekerjaan Sebagai Langkah Menuju Kemandirian Berusaha

 

Oleh : Ong Cun Kiong, Jakarta

 

Melanjutkan pembahasan langkah menuju kemandirian berusaha pada IDB no. 29 terdahulu, yang membahas bagaimana pemilihan sekolah dalam langkah menuju kemandirian usaha. Maka sebagai lanjutannya kita akan membahas tentang pemilihan pekerjaan sebagai landasan atau langkah menuju kemandirian berusaha (dasar-dasar entrepreneurship). Adakalanya kita bisa melihat bagaimana seseorang sangat kebingungan memilih perusahaan mana yang cocok bagi dirinya setelah lulus sekolah dan seringkali kita juga menemukan bagaimana seseorang sangat kebinggungan mencari pekerjaan.

 

Nilai akademik yang bagus dan punya koneksi serta yang pasti keberuntungan atau hoki merupakan faktor utama dalam mencari pekerjaan. Nah, kita akan membahas bagaimana pemilihan pekerjaan tempat bekerja akan menentukan langkahnya kelak apakah akan menjadi seorang profesional sejati atau untuk bisa menuju kemandirian usaha alias jadi bos sendiri.

 

Faktor latar belakang keluarga seseorang sangat memegang peranan penting karena mempunyai strategi yang berbeda dalam memilih pekerjaan setelah lulu sekolah. Pada dasarnya kita bagi sebagai berikut :

  1. Lahir dari keluarga yang kurang mampu sehingga untuk menjadi seorang boss harus dengan tekad sendiri.
  2. Lahir dari keluarga yang mampu sehingga untuk menjadi seorang boss hanya masalah waktu tergantung tingkat keyakinan sang orang tua.

 

Langkah Menuju kemandirian Usaha Apabila Berasal Dari Keluarga Kurang Mampu

 

Bilamana latar belakang kita adalah dari keluarga yang kurang mampu maka dapat diasumsikan bahwa pengetahuan akan bisnisnya adalah NOL. Oleh karenanya bilamana ingin menjadi bos satu hari kelak maka akan lebih memerlukan pekerjaan 20% bersifat spesialis dan 80% yang bersifat generalis dalam semua bidang perusahaan mulai dari marketing, sales, operation (jasa), production (pabrik), accounting, keuangan, sumber daya manusia, public relation, sampai government relationship dan lain sebagainya.

 

Oleh karenanya pengalaman kerja selama 5 tahun pertama, sangat menentukan kemana kita akan melangkah, jadi bos hebat atau jadi profesional hebat.

 

Bilamana kita ingin menjadi seorang profesional sejati (spesialis), maka lamarlah semua perusahaan ternama atau nomor satu di industrinya. Karena di sana kita akan diajarkan hanya bekerja di satu bidang tertentu saja misalnya marketing maka hanya boleh di bidang tersebut dan tidak boleh melihat accounting dan lain-lain. Selain itu selama bekerja kita akan mendapatkan banyak pelatihan tetapi hanya ke bidang terkait. Dengan demikian pengetahuan selama bekerja akan di arahkan hanya ke satu bidang karena itu memang tujuan dari perusahaan yaitu bagaimana menjadikan karyawan tersebut menjadi ahli di bidangnya.

 

Selain itu dalam perusahaan yang besar pada umumnya suasana bekerja adalah sangat nyaman sesuai dengan misinya adalah membangun tempat kerja yang nyaman bagi para karyawannya. Sehingga kebanyakan berkantor di gedung tinggi, di ruangan serba ber AC, mempunyai banyak staf di bawahnya sehingga laksana bangsawan yang terbiasa di puja puji bawahan, pakaian pun rapi dan wangi. padahal itu semua adalah perangkap yang menjadikan kita hanya sebagai profesional murni karena sekali kita terperangkap dalam kehidupan “wah” tersebut maka akan susah untuk hidup merakyat alias kantor sederhana.

 

Perangkap berikutnya adalah cicilan. Pada umumnya perusahaan ternama mempunyai banyak program kredit yang menarik baik dari perusahaan maupun bank-bank yang sangat mempercayai kredibilitas dari perusahaan tersebut seperti kredit pemilikan rumah, mobil dan segala macam kredit. Kredit sebetulnya adalah suatu perangkap dimana dengan banyaknya cicilan maka membuat seseorang jadi beresiko ketika akan keluar dari perusahaan. Ia akan ingat terus harus membayar lunas atau takut nanti kalau bekerja di tempat lain tidak cocok sedang angsuran kredit tinggi maka bisa membuat dia bangkrut. Akibatnya seumur hidup tidak sadar hanya memikul beban yang namanya cicilan.

 

Kalau sudah begitu, maka satu-satunya harapan adalah kejarlah setinggi mungkin jabatan sebagai profesional murni alias pekerja.

 

Nah bagaimana kalau kita berasal dari keluarga kurang mampu ini ingin menjadi seorang bos meski hanya bos kecil diperusahaan sendiri.

 

Caranya gampang-gampang susah yaitu :

  1. Pada awal masa kerja khususnya 5 tahun pertama, jangan melamar perusahaan besar tetapi lamarlah perusahaan konsultan (tetapi konsultan sistem analis), perusahaan yang kecil termasuk yang amburadul yang mau bangkrut, perusahaan yang tidak punya sistem jelas.
  2. Bekerjalah serajin-rajinnya dalam 5 tahun, karena di dalam perusahaan tersebut kita memperolah banyak kesempatan untuk belajar, sudah pasti semua pekerjaan adalah di rangkap karena si bos tidak sanggup mengaji banyak orang. Bekerjalah sebanyak mungkin mulai dari tukang ketik atau antar surat sampai jadi tangan kanan bos. Di maki semua supplier yang tidak dibayar sampai dengan makian customer yang barangnya tidak datang-datang. Menghadapi rekan-rekan sesama kerja yang marah dengan si bos, disuruh menagih, di suruh pergi meminjam uang sama bank, disuruh menghadapi orang pajak dan segala macam pekerjaan yang memusingkan. Tetapi sadarlah kita bahwa pekerjaan yang memusingkan tersebut ternyata membuat kita matang karena tingkat stress yang tinggi. Membuat kita menyadari apa kesalahan dari bos kita, membuat kita tahu bagaimana melayani orang baik supplier dan customer yang marah, kita menjadi tahu bagaimana “membeli” hati orang, membuat kita belajar menyusun sistem perusahaan. Semua hal tersebut tidak akan kita dapatkan di universitas manapun tetapi itu yang sangat kita butuhkan untuk menjadi seorang bos yang sukses.
  3. Hindari cicilan karena cicilan biasanya membuat kita takut untuk memulai usaha sendiri karena belum apa-apa sudah ada pengeluaran minimal yang harus dibayar padahal usaha belum lagi berjalan ataupun baru berjalan sudah bangkrut karena modal kerja habis untuk bayar cicilan.
  4. Ambillah kursus-kursus tambahan kalau dirasakan ada yang masih kurang dalam pendidikan kita misalnya kemampuan berbahasa, kemampuan membaca laporan keuangan (kalau dari bidang study lain), kemampuan marketing, dan lain sebagainya.
  5. Kalau pengalaman bisnis selama 5 tahun sudah terasah dengan baik di perusahaan kecxil, maka lamar perusahaan besar dan bekerja di sana sekitar 2 tahun sehingga kita bisa mempelajar pola pikir perusahaan besar. Bagaimana mereka membangun disiplin perusahaan dan koneksi mereka yang pasti juga banyak perusahaan besar lainnya sambil kita menabung untuk modal usaha karena perusaan besar sudah identik dengan gaji besar.
  6. Pelajarilah semua konsep bisnis dari semua usaha, jangan membuang-buang waktu. Pelajari dengan seksama bagaimana membangun dan menjalankan suatu perusahaan.
  7. Pada saat kesempatan datang, maka kita sudah siap, dimana dunia ini semua adalah Im Yang, sehingga ada yang punya uang atau modal tapi otaknya kosong, ada yang punya otak tetapi modalnya tidak ada. Nah kita tinggal menunggu kesempatan ini tiba. Maka ketika tiba, kita akan menjadi bos.

 

Langkah Menuju Kemandirian Usaha Bilamana Berasal Dari Keluarga Yang Mampu

 

Berbahagialah kalau kita berasal dari keluarga ini karena minimal dari segi permodalan sudah tidak mengalami masalah dan juga pengetahuan akan bisnis pasti juga akan ada berkat pengalaman hidup bersama orang tua atau keluarga lainnya.

 

Nah kalau kita yang berasal dari keluarga ini ingin menjadi bos yang sukses maka perjalanan pengalaman bekerja justru akan berlainan dengan yang berasal dari keluarga tidak mampu. Kalau yang dari keluarga kurang mampu harus bersusah payah dengan mengambil jalan 80 % generalis dalam perusahaan-perusahaan yang kurang nyaman dan 20 % spesialis untuk mendaki jalan menuju kemandirian usaha, maka kalau dari keluarga mampu ini justru harus mengambil jalan kebalikannya yaitu 80 % jalur spesialis yang lebih nyaman dengan melamar perusahaan perusahaan besar yang ternama dan 20 % jalur generalis.

 

Kenapa bisa begitu ? Karena kita berasumsi bahwa yang berasal dari keluarga mampu ini sudah tidak memiliki masalah untuk membangun perusahaan kecil dengan modal dan bantuan dari orang tuanya. Dengan bekerja di perusahaan besar, maka kita mempunyai keuntungan sebagai berikut :

  1. Akan terbiasa dengan disiplin perusahaan besar
  2. Belajar bagaimana mereka membangun profesional-profesional hebat yang barangkali satu haru nanti bisa juga membantu kita membangun usaha.
  3. Selain itu kita juga bisa melatih diri kita untuk mempunyai motivasi untuk sukses dan membangun perusahaan sendiri maupun keluarga menajdi sebesar perusahaan tersebut.
  4. Bisa memperoleh koneksi-koneksi bisnis seperti supplier, customer dan perbankan yang sudah pastiu banyak yang berasal dari perusahan-perusahaan besar juga.

 

Yang paling penting dari kesemua ini adalah sebagai Tao Yu mari kita Siu Tao dengan baik sehingga diberikan kemudahan berkah rejeki oleh Maha Dewa Thay Sang Law Cin.

 

Demikian yang bisa penulis sampaikan dan berharap semakin banyak Tao Yu – Tao Yu yang tangguh perekonomiannya demi keagungan dan perkembangan Tao kita semua.

 

Salam Tao

 

Rejeki adalah Kesempatan ketemu Kesiapan

 

dikutip dari Majalah Intan Dalam Debu Edisi 30

March 20, 2013 |
Skip to toolbar